SUKOHARJO (Keadilan.net) – Gagal maju sebagai calon bupati di Pilkada Sukoharjo 2024 dari jalur perseorangan tak menyurutkan langkah Tuntas Subagyo untuk terus berjuang ikut andil dalam meningkatkan ekonomi masyarakat berbasis Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).
Kali ini, pendiri Ormas Tikus Pithi Hanata Baris itu resmi mendirikan PT Tuntastic Indonesia Groups (TIG), sebuah badan usaha untuk mewadahi anggota di berbagai daerah di Indonesia yang menjadi pelaku UMKM.
PT TIG resmi di launching bertepatan dengan ulang tahun ke-47 Tuntas, sekaligus digelar kegiatan tahunan doa lintas agama dari lima agama. Acara juga dihadiri mantan Guberbur Jateng (2008-2013), Letjen TNI (Purn) Bibit Waluyo dan sejumlah tokoh lainnya di Taman Ratu Maulidya, Purbayan, Baki, Sukoharjo, Senin (2/11/2024) malam.
KPU Sukoharjo Gelar Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Pilkada Serentak
Doa lintas agama sebagai pembuka rangkaian acara merupakan kegiatan tahunan Yayasan Suryo Nuswantara Wilwatikta yang juga dipimpin Tuntas sejak 11 tahun silam. Kali ini acara berlangsung mulai pukul 10.00 WIB hingga pukul 23.30 WIB dihadiri sekira 2.500 anggota Tikus Pithi Hanata Baris dari berbagai daerah di Indonesia.
Pantauan di lokasi, meskipun diwarnai turunnya hujan, namun acara dengan hiburan menghadirkan grup musik Tuntastic Band beserta deretan bintang tamu artis kondang Ndarboy Gank, Niken Salindri, dan Novi Sasmita, menjadi magnet tersendiri hingga tak menyurutkan antusias undangan dan warga sekitar untuk hadir menyaksikan.
“Untuk doa lintas agama adalah agenda tahunan Tikus Pithi Hanata Baris dan sekarang sudah memasuki tahun ke-11. Dan tahun ini menambahkan agenda launching PT Tuntastic Indonesia Groups (TIG),” kata Tuntas.
KPU Ungkap Partisipasi Pemilih Pilkada 2024 Turun di Bawah 70 Persen
Menurutnya, berdirinya PT TIG merupakan wajah baru Tikus Pithi Hanata Baris dalam bentuk pemberdayaan usaha masyarakat dalam konsep Indonesia rumah kaca, memberdayakan masyarakat kreatif mandiri dalam balutan pasar internal dan eksternal.
“Pasar internal adalah pasar yang diberlakukan di kalangan sendiri, karena anggota kami secara data jumlahnya lebih dari 9 juta orang tersebar di seluruh Indonesia. Data itu linier dengan jumlah anggota Partai Kedaulatan Rakyat (PKR) yang merupakan jelmaan Tikus Pithi Hanata Baris, berdiri pada 2021 lalu,” beber Tuntas.
Sedangkan untuk pasar eksternal, disebutkan merupakan pasar yang menjangkau masyarakat luas atau umum diluar anggota Tikus Pithi Hanata Baris.
Pasca Pemungutan Suara Pilkada di Kota Solo, Polisi Gelar Patroli Gabungan Simpati