SUKOHARJO (Keadilan.net) – Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam, Pabelan, Kartasura, Sukoharjo, meresmikan kolam renang dan gedung baru asrama putri bertepatan di usia 42 tahun pada, Rabu (7/8/2024).
Peresmian itu dilakukan oleh Ketua Dewan Pembina YMPI (Yayasan Majelis Pengajian Islam) Surakarta, Hj. Siti Aminah Abdullah dan Drs. Ahmad Syamsuri, M.M. selaku Ketua Umum Pengurus YMPI Surakarta.
Dijelaskan, kolam renang yang diresmikan tersebut berstandar semi olympic memiliki luas 2.178 m2 yang terdiri dari 2 bangunan, yakni bangunan utama dan bangunan pendukung.
Akankah Kotak Kosong Ikut Pilkada Sukoharjo? Begini Kata Mantan Komisioner Bawaslu
Bangunan utama terdapat 3 kolam renang, diantaranya kolam renang pemanasan sepanjang 18m dan lebar 6m, kolam renang anak dengan kedalam 0,8m (14×6) serta kolam renang utama yang terdiri dari 5 lintasan (50×12,5) dan kedalaman sisi utara sedalam 1,3m dan disisi selatam sedalam 2m.
Untuk bangunan pendukung terdapat toilet dan ruang bilas, tribun, meeting room, ruang staff, serta kantin.
Di bangunnya kolam renang PPMI Assalaam ini merupakan salah satu program yang dicanangkan pendiri, Hj. Siti Aminah Abdullah karena merupakan salah satu fasilitas yang mampu mengembangkan minat bakat Santri.
Sarasehan Hukum, ÌTB AAS Indonesia Ajak Perangkat Desa di Sukoharjo Cegah Korupsi
“Jadi bukan hanya untuk pengembangan minat bakat dalam bidang olahraga berenang saja, kolam renang Assalaam ini juga bisa di fungsikan untuk pengembangan potensi dalam robitika bawa air yang di awali dengan menjadi venue saat Kontes Robot Indonesia lalu,” kata Dr. Arkanudin selaku sekretaris PPMI Assalaam.
Selain kolam renang, asrama putri juga diperbaharui dengan konsep modern, berdiri diatas lahan seluas 40x25m ditunjang dengan fasilitas AC Central.
“Ada 39 kamar dan toilet, dengan masing-masing kamar di huni oleh 10 santri putri PPMI Assalaam. Kapasitas 10 santri dalam 1 kamar besar, mengingat juga ada kamar yang beranggotakan 3 santri dan 4 santri,” papar Arkanudin.
Densus 88 AT: Terduga Teroris di Malang Diduga Terprovokasi Propaganda Daulah Islamiyah
Bangunan asrama dijelaskan, terdiri dari 4 lantai dengan pondasi strausing (bangunan -5m ke bawah, footplat 50×50). Pembangunan asrama dilakukan selama 1 tahun 8 bulan dengan dukungan berbagai pihak sehingga para santri bisa menghuni kamar dengan berbagai fasilitas yang melekat didalamnya.
“Pembangunan dan pengembangan dilakukan untuk mendukung program pendidikan PPMI Assalaam yang merupakan ponpes modern yang memiliki 2100 santri dari berbagai penjuru tanah air, dan berbagai karakter serta potensi yang ada, baik dalam bidang akademik,” pungkasnya. (Nugroho)