SUKOHARJO (Keadilan.net) — Dua oknum warga Desa Pondok, Kecamatan Grogol, Sukoharjo, berinisial DL dan WD diduga memprovokasi penutupan saluran drainase di RW 05. Warga pendatang yang akan membangun rumah khawatir langkah itu akan memicu genangan saat hujan.
Keluhan tersebut disampaikan warga pendatang yang akan tinggal di RW 05. DL diketahui merupakan warga RT 01, sedangkan WD berasal dari RT 02. Keduanya disebut ngotot meminta saluran drainase di depan rumah warga ditutup.
Warga menilai penutupan drainase berpotensi menghambat aliran air, terutama saat hujan deras. Kondisi itu dikhawatirkan menyebabkan air menggenang di jalan maupun permukiman, mengganggu aktivitas warga, serta berpotensi merusak infrastruktur lingkungan.
Seorang ibu rumah tangga berinisial FS mengaku merasa diperlakukan tidak adil atas dugaan upaya penutupan saluran tersebut. Ia berharap status sebagai warga pendatang tidak menjadi alasan untuk mengabaikan kebutuhan fasilitas dasar lingkungan.
“Kami merasa didzolimi oleh oknum warga tersebut yang meminta agar saluran drainase di RW 05 Desa Pondok ini ditutup. Kami tidak memperoleh perhatian yang sama seperti warga lain dalam penyediaan fasilitas dasar lingkungan, meskipun menjadi bagian dari masyarakat Desa Pondok,” ujar FS, Jumat (21/8/2026)
Menurut FS, drainase merupakan fasilitas umum yang keberadaannya dibutuhkan seluruh warga, bukan untuk kepentingan kelompok atau individu tertentu. Karena itu, ia meminta pemerintah desa maupun pemerintah daerah turun tangan menyelesaikan persoalan tersebut.
FS juga berharap pemerintah memberikan perhatian yang sama kepada seluruh warga tanpa membedakan warga lama dan pendatang.
“Harapan kami pemerintah desa mengambil langkah tegas dan memastikan fasilitas dasar lingkungan tidak dikorbankan karena kepentingan oknum tertentu,” katanya.
Warga menilai keberadaan drainase harus dipertahankan dan dikelola untuk menjamin kelancaran aliran air. Mereka berharap persoalan tersebut segera dimediasi agar tidak berkembang menjadi konflik antarwarga di lingkungan RW 05 Desa Pondok.***