SUKOHARJO (Keadilan.net) — Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat pengembangan Bali International Muhammadiyah University (BIM University) dengan menugaskan sejumlah dosen untuk mendukung operasional kampus Muhammadiyah di Bali.
Penguatan sumber daya manusia itu ditandai terbitnya SK Rektor Universitas Bali Internasional Muhammadiyah Nomor 44/KEP-R/2026 tentang penetapan pimpinan fakultas dan dosen tetap masa jabatan 2026–2030.
Dalam keputusan tersebut, Dr. Ir. Endah Sudarmilah, S.T., M.Eng., ditetapkan sebagai Dekan Fakultas Informatika dan Saintek Terapan. Prof. Dr. Muzakar Isa, S.E., M.Si., dipercaya menjadi Dekan Fakultas Bisnis dan Hukum. Sementara Qolbi Hanif Fadhlulloh, S.H., M.H., ditetapkan sebagai dosen tetap.
Rektor BIM University, Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., mengatakan persiapan kelembagaan kampus terus menunjukkan kemajuan. Dari tujuh program studi yang disiapkan, sekitar 90 persen proses administrasinya telah rampung.
“Dari tujuh program studi yang kita persiapkan, sekitar 90 persen prosesnya sudah selesai,” kata Harun, Senin (31/8/2026).
Menurutnya, dua program studi masih membutuhkan penyelesaian lebih lanjut, yakni proses penutupan Program Studi Kebidanan dan pengurusan Program Studi Bisnis Digital. Persiapan lainnya mencakup PDDikti, audit penjaminan mutu, serta administrasi program studi.
Pada tahap awal, BIM University menyiapkan dua fakultas dengan bidang keilmuan yang mencakup pendidikan digital, manajemen, hukum, teknologi pangan, sistem informasi, dan informatika.
Ketua BPH UMS, Drs. Marpuji Ali, M.Si., menegaskan pengembangan BIM University merupakan bagian dari amanah Muhammadiyah untuk memperluas akses dan kontribusi pendidikan tinggi, bukan semata mengejar keuntungan ekonomi.
“Niat kita bukan karena ingin mencari uang. Kita ke sana membawa modal sekaligus turut hadir memberikan akses pendidikan,” ujar Marpuji.
Dukungan dosen UMS diberikan secara bertahap dengan tetap memperhatikan tugas utama mereka di UMS. Marpuji berharap para akademisi yang terlibat dapat membangun fondasi BIM University dengan tekun dan konsisten.
“Bapak dan Ibu yang sudah bersedia datang ke sana, niat kita adalah untuk membangun sejarah baru. UMS tidak hanya berada di Solo, tetapi bisa juga berkembang ke Bali,” katanya.
Penguatan pimpinan fakultas, kesiapan program studi, dan dukungan tenaga akademik menjadi langkah penting BIM University menuju operasional pendidikan tinggi sekaligus memperluas kontribusi Muhammadiyah bagi masyarakat Bali.(NGR)