Pengurus HMI Sukoharjo 2026–2027 Dilantik, Didorong Jadi Mitra Kritis Pemerintah

Plt Bupati menilai HMI memiliki peran penting dalam membangun tradisi berpikir kritis

24 Juli 2026, 22:49 WIB

SUKOHARJO (Keadilan.net)– Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sukoharjo periode 2026–2027 resmi dilantik.

Dalam kesempatan itu, Pemkab Sukoharjo melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Abdul Haris Widodo menyampaikan pesan Plt Bupati Eko Sapto Purnomo agar HMI menjadi mitra strategis sekaligus mitra kritis dalam mengawal pembangunan daerah.

Pesan tersebut disampaikan Abdul Haris saat membacakan sambutan Plt Bupati pada pelantikan pengurus HMI Cabang Sukoharjo di Pendopo Graha Satya Praja Setda Sukoharjo, Jumat (24/7/2026).

Dalam sambutannya, Plt Bupati menilai HMI memiliki peran penting dalam membangun tradisi berpikir kritis, budaya diskusi yang sehat, serta mencetak calon pemimpin yang berintegritas.

HMI diharapkan menjadi mitra strategis sekaligus mitra kritis bagi pemerintah daerah dengan memberikan kritik yang membangun, menghadirkan solusi, inovasi, serta kegiatan pengabdian yang menyentuh kebutuhan masyarakat,” kata Abdul Haris membacakan amanat Plt Bupati.

Pemkab Sukoharjo, lanjutnya, membuka ruang kolaborasi dengan HMI di berbagai bidang, mulai dari pendidikan, pemberdayaan masyarakat, pelestarian lingkungan, penguatan literasi digital, hingga pengembangan kewirausahaan guna mendukung pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

Sementara, Presidium Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Sukoharjo, Badrus Zaman, menyampaikan bahwa kepengurusan baru HMI Cabang Sukoharjo beranggotakan kader dari sejumlah perguruan tinggi, seperti UMS, UIN Raden Mas Said, Univet Bangun Nusantara, hingga Universitas Boyolali.

Dalam arahannya, Badrus juga menyinggung kondisi pemerintahan di Sukoharjo pasca operasi tangkap tangan (OTT) KPK yang menjerat Bupati nonaktif Etik Suryani.

Menurutnya, situasi tersebut menjadi pelajaran penting bagi semua pihak untuk memperkuat pengawasan terhadap tata kelola pemerintahan.

Ia berharap hubungan antara HMI dan Pemkab Sukoharjo dapat terus terjalin secara kritis dan konstruktif agar berbagai persoalan dapat diselesaikan sejak dini.

“Kami berharap Pemkab Sukoharjo terus membuka ruang komunikasi dengan HMI. Jika ada persoalan, mari diselesaikan bersama agar tidak berkembang menjadi masalah yang lebih besar. Tujuannya sama, yaitu mewujudkan Sukoharjo yang benar-benar makmur bagi masyarakat,” ujar Badrus.

Dalam pelantikan tersebut, Panji Alfian Syahrendra dikukuhkan sebagai Ketua Umum HMI Cabang Sukoharjo periode 2026–2027, didampingi Sekretaris Umum Kelvin Haryanto dan Bendahara Umum Bimo Pangestu.

Pada kesempatan yang sama juga dilantik kepengurusan Forum Alumni HMI-Wati (FORHATI) Sukoharjo sebagai wadah perempuan alumni HMI.(NGR)

 

Berita Lainnya

Berita Terkini