Namun, CA juga turut mengeluhkan jika perlindungan itu ternyata membuat dirinya tak bisa mengambil keputusan sendiri dalam hidupnya. Dan langkahnya yang diduga mengakhiri hidup dengan menghirup gas helium disebut CA sebagai wujud kemandiriannya.
Selain itu, CA juga mengeluhkan jika ia tidak bisa melihat masa depan dalam hidupnya. Tak lupa ia juga menyampaikan rasa cintanya kepada wanita yang telah melahirkannya.
Mahasiswi kedokteran itu juga sekaligus menyampaikan permintaan maafnya kepada sang ibunda yang kini tak bisa lagi menemani wanita yang melahirkannya itu.
Seorang Ibu di Indramayu Tega Bunuh Anak Kandung, Polisi Ungkap Kronologi Penyebabnya
Berikut ini isi surat wasiat CS untuk sang ibunda selengkapnya:
“Mama yang tersayang…. Terima kasih telah melindungiku selama ini. Tapi kini perlindunganmu membuatku merasa tak berguna.
Aku tidak pernah bisa membuat keputusan sendiri dalam hidupku. Sekarang, inilah caraku menunjukkan kemandirianku.
Sedih! Tinggalkan Surat Wasiat, Siswa SMK Bundir Tabrakkan Diri ke Kereta Api
Aku memilih apa yang seharusnya kupilih untuk hidupku. Aku tidak melihat masa depan bagiku.
Aku tahu betapa kau sangat mencintaiku Mama. Aku tidak menyalahkanmu. Maaf aku tak bisa membalas cintamu. Maaf aku tak bisa menjagamu.
Bernadette Caroline Angelica menjadi buah bibir dan sorotan usai ditemukan tewas dalam kondisi kepala terbungkus plastik. CA ditemukan di halaman apartemen Jalan H Anwar Hamzah, Desa Tambah Oso, Kabupaten Sidoarjo.***