Megawati berharap bahwa pandangannya ini tidak disalahartikan sebagai ketidaksukaannya terhadap KPK. Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menjelaskan bahwa ada kesalahan dalam framing sejumlah media yang menyebut bahwa Megawati meminta Presiden Joko Widodo membubarkan KPK.
“Berita itu diubah-ubah. Yang dimaksud oleh Bu Mega adalah bahwa beliau adalah pendiri KPK, tetapi korupsi masih menjadi isu utama,” ujar Hasto.
Hasto menjelaskan bahwa sebenarnya Megawati ingin menegaskan bahwa KPK awalnya didirikan hanya sebagai komisi, yang berarti memiliki karakteristik “ad hoc” atau dapat dibubarkan kapan saja, dan bukan sebagai lembaga permanen. “Bu Mega ingin menegaskan bahwa KPK hanya sebagai komisi dan tidak permanen,” tambahnya.
Putra Rafael Alun Trisambodo Diperiksa KPK Atas Kasus Gratifikasi
Menurut Hasto, Megawati berharap bahwa gerakan pemberantasan korupsi di Indonesia akan lebih berhasil dalam menurunkan angka dan perilaku korupsi dalam anggaran negara. “Harus ada upaya sungguh-sungguh, komitmen pemimpin nasional dan anak bangsa untuk mencegah korupsi,” ungkap Hasto.
Hasto juga telah mengonfirmasi pandangan ini dengan Megawati untuk mengklarifikasi framing pemberitaan yang tidak akurat. “Tidak ada kebenaran dalam berita tersebut, karena saat mendirikan KPK, tujuan beliau adalah untuk memenuhi semangat reformasi,” jelas Hasto.***