Ratusan Mahasiswa Demo di Tugu Kartasura, Wabup Sukoharjo Temui Massa Aksi

Aksi berlangsung dinamis dan sempat diwarnai pembakaran keranda hitam bertuliskan "Telah Mati Hati Nurani, Pejabat Kaya Rakyat Sengsara"

17 Juni 2026, 23:15 WIB

SUKOHARJO (Keadilan.net) – Ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi dan organisasi kepemudaan menggelar aksi demo di Bundaran Tugu Kartasura, Rabu (17/6/2026) sore.

Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyuarakan tuntutan evaluasi total program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, hingga dampak kebijakan kenaikan harga BBM.

Sekitar 400 peserta aksi yang berasal dari BEM dan DPM UIN Raden Mas Said Surakarta, BEM dan DPM Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), UNIVET, serta organisasi yang tergabung dalam Cipayung Plus turun ke jalan menyampaikan kritik terhadap sejumlah kebijakan pemerintah yang dinilai belum berpihak kepada masyarakat.

Aksi berlangsung dinamis dan sempat diwarnai pembakaran keranda hitam bertuliskan “Telah Mati Hati Nurani, Pejabat Kaya Rakyat Sengsara” sebagai simbol protes terhadap kondisi yang mereka soroti.

Perwakilan massa, Azhar Ardiansyah Al Aziz dari IMM UMS, menegaskan mahasiswa menuntut evaluasi menyeluruh terhadap program MBG agar pelaksanaannya transparan dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

Selain itu, mahasiswa juga menilai Kopdes Merah Putih belum berjalan optimal karena masih terdapat koperasi yang terkendala operasional. Massa juga meminta pemerintah lebih terbuka dalam menyusun kebijakan yang berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat.

Dalam aksi tersebut, mahasiswa memberikan ultimatum selama 7×24 jam kepada pemerintah untuk merespons tuntutan yang telah disampaikan. Jika tidak ada tindak lanjut, mereka mengancam akan kembali menggelar aksi lanjutan.

“Kami siap menggelar aksi jilid dua bahkan jilid tiga jika tuntutan ini tidak mendapat respons yang nyata,” tegas Azhar.

Menjelang berakhirnya aksi, massa ditemui langsung oleh Wakil Bupati Sukoharjo Eko Sapto Purnomo bersama Kapolres Sukoharjo AKBP Anggaito Hadi Prabowo dan Wakil Ketua DPRD Sukoharjo Joko Purnomo.

Dalam dialog tersebut, mahasiswa menyampaikan berbagai tuntutan yang kemudian diterima untuk ditindaklanjuti sesuai kewenangan pemerintah daerah.

Wakil Bupati Sukoharjo memastikan aspirasi mahasiswa akan diteruskan dan menjadi bahan tindak lanjut, termasuk tuntutan yang berkaitan dengan pelaksanaan putusan pengadilan mengenai PT RUM. (NGR)

Berita Lainnya

Berita Terkini