JAKARTA (Keadilan.net)– Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) baru-baru ini mengindikasikan cuaca panas yang tidak biasa di wilayah Asia Tenggara, termasuk Indonesia.
Juru Bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Mohammad Syahril pada keterangan resmi, Rabu (26/4/2023) mengatakan, pihaknya meminta masyarakat untuk waspada ketika berada di luar ruangan dengan tap menjaga agar tubuh tetap sehat.
“Memang cuaca panas beberapa hari ini dan ke depan sedang tidak biasa. Untuk itu ikuti tips agar terhindar dari dampak cuaca panas ketika sedang atau sering berada diluar ruangan,” kata Syaril seperti dilansir dari Info Publik.
Catatan Polri, 189 Orang Tewas Kecelakaan Selama Mudik Lebaran 2023
Tipsnya antara lain yaitu, cegah dehidrasi dengan minum air yang banyak, jangan menunggu haus. Kedua, hindari minuman berkafein, minuman berenergi, alkohol, dan minuman manis. Ketiga, hindari kontak dengan sinar matahari secara langsung, gunakan topi atau payung.
Keempat, memakai baju yang berbahan ringan dan longgar, kelima menghindari penggunaan baju berwarna gelap agar tidak menyerap panas. Keenam, sebisa mungkin berteduh diantara jam 11 pagi-3 siang.
Ketujuh, Jangan meninggalkan siapapun di dalam kendaraan dalam kondisi parkir baik dgn jendela terbuka maupun tertutup.
Pasca Gempa Magnitudo 6,9 Guncang Mentawai, 2 Rumah Warga Dilaporkan Rusak
Kedelapan, gunakan sunscreen minimal 30 SPF pada kulit yg tidak tertutup oleh baju sebelum keluar rumah. Kesembilan, sediakan botol semprot air yang dingin di dalam kendaraan.
Syahril juga mengingatkan untuk waspada ketika muncul gejala antara lain keringat berlebih, kulit terasa panas dan kering, rasa berdebar atau jantung terasa berdetak lebih cepat.
Kemudian kulit terlihat pucat, kram pada kaki maupun abdomen, lalu kram, muntah, pusing, dan utin yang sedikit dan berwarna kuning pekat. Apa bila muncul gejala tersebut, dinginkan tubuh dengan kain basah atau sponge basah pada pergelangan tangan, leher, dan lipatan tubuh lainnya serta banyak minum air.
Arus Balik Rawan Penumpukan, Presiden Jokowi Ajak Pemudik Mundurkan Jadwal