Di sisi lain, dalam acara tersebut, Ketua Umum IPI, Abdul Muhaimin, melaporkan bahwa sebagai organisasi pesantren utama, IPI memiliki jaringan yang meliputi 33 dewan wilayah dan sekitar 400 dewan cabang dengan visi untuk memperkuat agama, memperkuat bangsa, dan memiliki misi untuk Mandiri, Berdaya, dan Inovatif (Madain).
“Dengan pertemuan nasional ini, kami berharap pesantren dapat menjadi kekuatan dinamis di setiap wilayahnya, sehingga pesantren dapat menjadi pilar dalam menghadapi tantangan di era disrupsi, terutama dalam bidang keagamaan,” katanya.
“Kami ingin pesantren menjadi benteng pertahanan terhadap paham-paham keagamaan yang dapat mengancam moralitas dan kesatuan bangsa,” ujar Abdul Muhaimin.
Geger Anak Kyai Tersangka Kekerasan Seksual di Jombang, Menteri PPPA Desak Polisi Pantang Mundur
Acara ini dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, para ulama dari seluruh Jawa Timur, dan perwakilan dari kepala pesantren dari berbagai wilayah di Indonesia.
Sementara itu, Wapres didampingi oleh Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Pembangunan Manusia dan Pemerataan Pembangunan, Suprayoga Hadi. Deputi Bidang Administrasi, Sapto Harjono W.S., Staf Khusus Wapres Masduki Baidlowi, Masykuri Abdillah, dan Robikin Emhas, serta Tim Ahli Wapres Johan Tedja dan Farhat Brachma.***