Selain ditujukan untuk dosen dan karywan, masyarakat umum juga diperbolehkan untuk memiliki unit di perumahan ini. Dengan kemudahan tersebut, Bambang berharap kepada para karyawan UMS bisa memanfaatkan peluang yang ditawarkan ini.
“Sesuai dengan arahan pak rektor, bahwa dosen-dosen baru dan karyawan bisa mengambil kesempatan ini,” imbuhnya.
Proses launching pembangunan GSA selain dilakukan oleh Rektor UMS juga turut hadir Komisaris Koperasi AUM Bersinar, Dahlan Rais. Launching dilakukan dengan menarik selubung penutup papan baliho pembangunan perumahan GSA.
Pelaksanaan Terlambat, Bawaslu: Coklit di 7 Kabupaten Papua Belum Selesai
Direktur Utama AUM Property Muhammad Siam Priyono Nugroho, mengatakan selepas dilakukannya launching, akan langsung dilakukan pembangunan. Diharapkannya semua proses pembangunan hanya memakan waktu satu tahun.
Sebagai pemilik ide di balik perumahan GSA, Priyono atau yang akrab disapa Yoyon menerangkan bahwa perumahan menghadap arah mata angin utara dan selatan sehingga dapat menghindari panas dari matahari terbit dan terbenam.
“Bagusnya lagi semua rumah menghadap utara atau selatan. Jadi supaya tidak panas ya menghadapnya ke arah selatan. Anginnya juga akan bagus,” jelasnya.
BNPB Gelar Sertifikasi Pilot Drone di Bogor, Pesertanya BPBD Seluruh Indonesia
Pada rumah tipe B atau besar, tambah Yoyon, terdapat fasilitas yang berbeda dengan tipe A, yaitu adanya ruang kerja atau online corner. Design online corner ini didasarkan karena biasanya para dosen ketika mengajar online mencari-cari posisi yang tidak terganggu oleh lalu-lalang orang.
“Jadi itu salah satu yang tidak ditemui atau belum ditemui di desain-desain perumahan manapun. Spesial untuk dosen-dosen dan karyawan UMS,” tandasnya.
Selain launching pembangunan perumahan Griya Samara Asri, rombongan dari UMS langsung bersepeda santai mengelilingi Waduk Cengklik sambil menikmati pemandangan alam.(Nugroho)