“Ini sementara baru satu unit ambulan, nanti akan menyusul satu unit lagi. Saat ini baru proses (pengadaan). Untuk Kobaret sendiri, sudah berdiri sejak lima tahun lalu,” imbuh Ferry.
Wakil Ketua Panitia yang juga Ketua Divisi Hukum dan Advokasi Kobaret, BRM Kusumo Putro menambahkan, Kobaret berkomitmen menjaga dan melaksanakan persaudaraan berdasarkan sumpah, janji, dan ajaran PSHT.
“Itu telah kami ucapkan dan kami terima. Maka menjaga persaudaraan adalah panggilan hati dan merupakan kawajiban kami semua sebagai warga PSHT dimanapun berada,” kata Kusumo.
Ricuh Ditempat Hajatan, 3 Pelaku Penganiayaan Diringkus Satreskrim Polres Sukoharjo
Semboyannya “ora ana kamulyan tanpo paseduluran, lan senadyan ndonya ajur kowe lan aku tetep sedulur” (tidak ada kemuliaan tanpa persaudaraan, dan meskipun dunia hancur kamu dan aku tetap saudara).
“Dan semboyan ini harus menjadi harga mati untuk kami laksanakan lahir dan batin,” tegas Kusumo.
Dukungan dan apresiasi atas penyelenggaraan acara silaturahmi dan do’a bersama menyambut 100 tahun PSHT ini, juga disampaikan sesepuh Kobaret Solo Raya yang turut hadir.