Miras dan Knalpot Brong Hasil Operasi Dimusnahkan Polresta Surakarta Jelang Nataru

Miras dan knalpot brong merupakan hasil penindakan di berbagai titik wilayah hukum Polresta Surakarta

22 Desember 2023, 23:30 WIB

SOLO (Keadilan.net) – Ribuan liter minuman keras (miras dan knalpot brong hasil penindakan dari Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) sejak bulan Mei hingga Desember 2023 dimusnahkan Polresta Surakarta.

Pemusnahan yang dilakukan menjelang perayaan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 atau Nataru itu dipimpin Wakapolresta AKBP Catur Cahyono dengan mengundang jajaran pejabat Forkopimda Kota Surakarta usai apel pasukan Operasi Lilin Candi 2023 di halaman Mapolresta setempat pada, Jumat (22/12/2023) sore.

Miras dan knalpot brong merupakan hasil penindakan di berbagai titik wilayah hukum Polresta Surakarta. Sore hari ini kami laksanakan pemusnahan barang bukti yang terdiri dari miras dan juga knalpot brong,” kata Wakapolresta.

Pantau Lalu Lintas Nataru 2023-2024, Polda Jateng Siapkan ETLE Drone

Untuk hasil barang bukti miras, diungkapkan merupakan hasil penindakan langsung di lokasi penjualan yang tidak semestinya, seperti didalam rumah tinggal di tengah pemukiman. Selain itu juga ada penjualan miras yang tidak memiliki izin.

“Untuk jumlah miras botol bermerk yang dimusnahkan sebanyak 2.139 botol, untuk miras jenis ciu sebanyak 4.972 liter yang terdiri dari 58 jerigen besar dan 3.187 botol kecil,” sebut Catur.

Sedangkan untuk jumlah knalpot brong yang dimusnahkan, disebutkan sebanyak 1.033 knalpot yang didapatkan melalui razia rutin di sejumlah jalan protokol Kota Solo.

Latpra Operasi Lilin Candi, Polres Sukoharjo Siap Amankan Nataru 2023/2024

“Kemudian untuk Operasi Lilin Candi kami gelar selama 2 pekan mulai 22 Desember 2023 hingga 2 Januari 2024 dengan melibatkan personil gabungan, ada TNI, Dishub, Satpol PP, dan instansi terkait lainnya,” bebernya.

“Kami juga melakukan operasi cipta kondisi melalui KRYD untuk antisipasi juga operasi lilin candi ini. Selama Operasi, akan dilakukan patroli berkala dengan personil sekala besar. Terdapat sekitar, 587 personil gabungan TNI-Polri yang dikerahkan,” pungkasnya. (Nugroho)

Berita Lainnya

Berita Terkini