“Kami menargetkan (pengeluaran) antara US$2.000 sampai US$2.000 per wisatawan atau per peserta konferensi,” ujar Sandiaga.
Kemudian, spending money atau tingkat pengeluaran wisatawan pun diharapkan lebih besar dari target.
Jika target tersebut tercapai, Sandiaga memastikan dampak ekonomi KTT G20 dapat menopang devisa pariwisata yang masuk ke Indonesia sepanjang 2022.
Kumpulkan 130 Anak Milenial, Koramil Kartasura Gandeng Legislator Jateng Gelar Wasbang
Apalagi, tahun ini menjadi tahun awal pembukaan pariwisata untuk wisatawan mancanegara seusai pandemi COVID-19.
“Jadi secara kontribusi mungkin 20 sampai 25 persen dari devisa pariwisata yang bisa kita dapatkan,” jelasnya.
Sebagai catatan, puncak KTT G20 dengan format tatap muka akan diadakan di Bali pada 15-16 November 2022.
Sah, Tiga Pejabat Gubernur Provinsi Pemekaran Papua Dilantik Mendagri
Indonesia yang bertugas sebagai presidensi KTT G20 tahun ini berfokus dalam mendorong pemulihan ekonomi global pasca-pandemi, dengan prioritas bidang kesehatan, transformasi digital, dan transisi energi.***