Saat ini, pelaku penembakan sudah ditahan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. “Para pelaku sudah diamankan dan dilakukan penahanan. Korban sudah dijemput oleh keluarga untuk dimakamkan di Melawi, Kalimantan Barat,” sambungnya.
Sebelumnya, beredar video di media sosial yang menunjukkan jenazah Bripda IDF dengan luka tembak di bagian kepala belakang telinga. Narasi dalam video tersebut menyatakan bahwa Bripda IDF tewas karena ditembak oleh sesama anggota Polri.
Menanggapi insiden tragis ini, keluarga Bripda IDF dari Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat (Kalbar), akan menempuh jalur hukum. Pengacara keluarga, Sucipto Ombo, menyatakan bahwa pihaknya telah menerima pernyataan dari kepolisian bahwa korban meninggal akibat luka tembakan, tetapi belum dijelaskan apakah tertembak atau ditembak.
Putra Rafael Alun Trisambodo Diperiksa KPK Atas Kasus Gratifikasi
Sucipto mengungkapkan bahwa saat ini keluarga akan mengumpulkan segala informasi yang ada, dan karena itu, belum dapat memberikan keterangan secara detail mengenai kronologi peristiwa tersebut.
Mereka berencana untuk mengadakan diskusi lebih lanjut dengan pihak keluarga sebelum menyampaikan informasi lebih lanjut terkait kasus Bripda IDF.***