“Tahun ini, kali pertama akan ada dua petugas haji yang bertugas mengawasi dapur katering, mulai dari proses penyiapan, distribusi, dan kelayakan. Ini belum ada di tahun sebelumnya dan dilakukan untuk memastikan layanan katering berjalan dengan baik,” pesan Hilman.
Hadir menyaksikan penandatanganan kontrak, Irjen Kemenag Faisal menegaskan bahwa proses pengadaan penyedia layanan katering dilakukan dengan mematuhi prinsip-prinsip transparan dan akuntabel.
“Para penyedia layanan tidak perlu berpikir untuk memberikan sesuatu kepada pihak Indonesia, baik misi haji maupun pihak terkait lainnya. Ini kita selenggarakan dengan mengedepankan profesionalisme saja,” sebut Faisal.
Gelombang 2 Pemulangan Jemaah Haji Indonesia, Hari Ini 2.816 Terbang dari Arab Saudi
“Para penyedia layanan yang terpilih adalah mereka yang dinilai terbaik dan itu harus dibuktikan dalam memberikan layanan saat operasional haji tahun ini,” tandasnya.***