26 Kategori Penghargaan Disiapkan di Soloraya Properti Award 2025

Penghargaan ini juga menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pembangunan 3 juta rumah program Asta Cita

18 Agustus 2025, 19:38 WIB

KARANGANYAR (Keadilan.net)– Untuk pertama kalinya di wilayah Solo Raya, empat organisasi properti berkolaborasi menggelar ajang bergengsi bertajuk Soloraya Properti Award 2025. Tidak hanya menjadi ajang penghargaan, acara ini juga diharapkan menjadi sarana kritik konstruktif sekaligus dukungan nyata bagi pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan sektor properti.

Empat asosiasi yang terlibat dalam kolaborasi bersejarah ini adalah Real Estate Indonesia (REI), Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (APERNAS), Asosiasi Pengembang Perumahan Subsidi Indonesia (APERSI), serta Himpunan Pengembang Permukiman dan Perumahan Rakyat (HIMPERRA). Sinergi empat asosiasi besar ini disebut sebagai yang pertama di Jawa Tengah.

Ketua Panitia, Bambang Ariyanto, menjelaskan Soloraya Properti Award digelar untuk menyambut terbentuknya aglomerasi Soloraya sekaligus memberi motivasi agar seluruh pihak yang terlibat di sektor properti lebih inovatif dan responsif.

“Tujuannya memberi inspirasi lebih luas bagi stakeholder yang peduli pada pertumbuhan properti di Soloraya,” ujar Bambang yang juga menjabat Wakil Ketua DPD REI Jawa Tengah, dalam konferensi pers di Axl Coffee, Colomadu, Karanganyar, Senin (18/8/2025).

Acara puncak akan digelar pada Rabu (20/8/2025) di Alana Hotel Solo. Panitia menyiapkan 26 kategori penghargaan untuk individu maupun institusi yang dinilai pro-investasi properti, mulai dari pemerintah daerah, perbankan, hingga rantai pasok pembangunan.

Sejumlah tokoh penting dipastikan hadir, mulai dari kepala daerah se-Soloraya, Kepala BPN, pejabat dinas terkait, hingga kalangan perbankan, notaris, dan tokoh masyarakat.

Bambang menegaskan penghargaan ini juga menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pembangunan 3 juta rumah program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, yang melanjutkan sekaligus memperkuat program 1 juta rumah era Presiden Joko Widodo.

“Kami ingin berkontribusi pada gerakan besar ini. Untuk menjaga kredibilitas, penilaian melibatkan UMS dan ITB AAS melalui survei independen terhadap 120 responden dari asosiasi,” tambahnya.

Ketua Korwil APERSI Soloraya, Samari, menekankan pentingnya ajang ini sebagai ruang komunikasi strategis antara praktisi dan pembuat kebijakan. “Supaya kepala dinas dan BPN memahami kondisi riil di lapangan sebelum menetapkan regulasi,” tegasnya.

Hal senada disampaikan Ketua DPD APERNAS Solo Raya–Salatiga, Budiyono. Ia menilai kolaborasi empat asosiasi ini merupakan momentum bersejarah.

“Dengan bersatu, suara kita lebih kuat untuk menyuarakan kepentingan pembangunan perumahan rakyat. Apalagi ini bertepatan dengan Hari Perumahan Nasional (Hapernas) 25 Agustus,” ungkapnya.

Budiyono menambahkan, dukungan pemerintah daerah dan perbankan terhadap acara ini mencerminkan keseriusan dalam memperbaiki pelayanan perizinan serta membangun ekosistem usaha properti yang lebih sehat di Soloraya.

“Harapan kami, acara ini bisa menjadi agenda tahunan untuk mendorong pertumbuhan sektor properti sekaligus mengurangi backlog perumahan yang saat ini masih mencapai lebih dari 325 ribu unit di Solo Raya,” pungkasnya. (Nugroho)

Berita Lainnya

Berita Terkini