SOLO (Keadilan.net) – Sebanyak 540 personel bakal dikerahkan Polresta Surakarta pada ‘Car Free Night (CFN)” atau malam perayaan pergantian tahun baru 2024 di Jalan Slamet Riyadi dan Jalan Jenderal Sudirman, Kota Solo.
Jumlah aparat keamanan sebanyak itu terdiri dari personel gabungan Polisi, TNI, Satpol PP, Dishub, dan instansi terkait lainnya.
CFN akan digelar pada, Minggu (31/12/2023) mulai pukul 20.00 WIB hingga Senin (1/1/2024) pukul 01.00 WIB. Belasan panggung hiburan akan didirikan untuk memeriahkan malam pergantian tahun nanti.
18 Terduga Teroris Diamankan Polisi Jelang Natal dan Tahun Baru
Kapolresta Surakarta Kombes Pol Iwan Saktiadi, menjelaskan, pada puncak acara malam pergantian tahun nanti, akan ada pesta kembang api menyambut detik-detik pergantian tahun.
Diprediksi, acara itu akan menarik animo masyarakat yang besar. Sehingga polisi mengimbau masyarakat tidak melakukan konvoi dan tetap mematuhi aturan.
“Kami menyiapkan tim khusus untuk memantau, baik pantauan langsung maupun dengan CCTV bila ada konvoi, knalpot brong, dan tindak kejahatan lainnya,” kata Iwan, Jum’at (29/12/2023).
Perayaan Malam Tahun Baru, Polres Sukoharjo Panen Belasan Knalpot Brong
Kapolresta menegaskan, pihaknya tidak segan-segan menindak bila ada yang melakukan pelanggaran baik miras maupun penyalahgunaan narkoba.
“Kami melarang adanya konvoi, yang memenuhi jalan dan mengganggu pengguna jalan lainnya. Jika ada yang menggunakan knalpot brong, kami akan melakukan penindakan,” tegasnya.
Selain mengantisipasi gangguan kamtibmas, isu terorisme juga menjadi kewaspadaan. Sebab, belasan orang diamankan Densus 88 beberapa waktu lalu di Solo Raya.
Malam Tahun Baru di Sukoharjo, Polisi Kerahkan 600 Personel Keamanan Gabungan
“Terkait dengan terorisme, Densus 88 memiliki mitigasi dan penindakan. Tapi secara umum kami lakukan upaya preventif dan penegakan hukum, selain menyerap informasi dari Densus 88,” ujar Iwan.
“Tentu intelejen kami menyiapkan informasi, jaringan mana yang terafiliasi atau personel mana yang menjadi marking kami. Tentu menjadi pengawasan khusus saat malam tahun baru,” pungkasnya.***