UMS Kembali Menambah 2 Guru Besar, Kali ini ke 41 dan 42

Masing-masing merupakan guru besar UMS ke 41 dan 42 dari sekira 913 dosen tetap di UMS

4 Agustus 2022, 20:05 WIB

SUKOHARJO (Keadilan.net) – Jumlah guru besar Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali bertambah. Kali ini dua guru besar akan dikukuhkan melalui wisuda pada, Sabtu (6/8/2022) besuk.

Prof Dr. M. Abdul Fattah Santoso, M.Ag., sebagai guru besar bidang Ilmu Sosiologi Islam, dan Prof Dr. Kelik Wardiono, S.H.,M.H dari bidang Ilmu Hukum. Masing-masing merupakan guru besar UMS ke 41 dan 42 dari sekira 913 dosen tetap di UMS.

“Perjalanan untuk mencapai ini merupakan sebuah proses yang relatif tidak sederhana. Karena memang banyak hal yang harus dipersiapkan,” kata Abdul Fattah saat jumpa pers, Kamis (4/8/2022).

UMS Kembali Gelar ISETH, Sarana Publikasi Ilmiah Dosen dan Mahasiswa

Jika dihitung berdasarkan jumlah dosen tetap itu, maka saat ini jumlah guru besar UMS jumlahnya baru sekira 5%. Untuk meraih gelar sebagai guru besar minimal butuh waktu 2 tahun setelah lulus mendapat gelar Doktor (S3).

Hal yang sama juga disampaikan oleh Kelik Wardiono yang mengaku baru mendapat kesempatan mengajukan sebagai guru besar dimulai sejak tahun 2019 lalu.

“Pada waktu itu, saya mulai mengumpulkan berkas untuk diserahkan ke universitas. Pada saat akan diproses, ternyata salah. Tiga artikel yang menjadi syarat wajibnya, ternyata jurnalnya discontinues, artinya tidak bisa dipakai lagi,” kata Kelik saat menceritakan perjuangannya dalam meraih gelar guru besar.

Full Luring, UMS Gelar Grand Opening Masta PMB 2022 Diikuti 4.070 Mahasiswa

“Karena tidak bisa dipakai, sehingga saya harus mulai dari awal lagi. Sejak 2019 saya harus membuat artikel lagi, mencari jurnal yang bisa dipublikasikan. Dan itu ternyata butuh waktu cukup lama, sekira satu setengah tahun,” ungkapnya.

Kesabaran dan ketabahan untuk mencapai hasil, diakui Kelik sangat diperlukan. Karena jika gagal, maka terancam berhenti ditengah jalan.

“Saya mulai proses pengajuan (menjadi guru besar) di internal UMS dari 2021. Ada tiga tahap, yakni tahap senat fakultas, tahap universitas, dan tahap majelis guru besar,” terang kelik.

Terbaik, Edutorium KH Ahmad Dahlan UMS jadi Venue Bulu Tangkis ASEAN Para Games 2022

Baik Abdul Fattah maupun Kelik Wardiono, pada upacara wisuda pengukuhan nanti telah menyiapkan materi pidato ilmiahnya. Abdul Fattah akan menyampaikan pidato berjudul “Sosiologi Islam: Alternatif Bagi Sosiologi Arus Utama”.

Sedangkan Kelik Wardiono juga telah menyiapkan materi berjudul “Epistemologi Profetik: Pengembangan Ilmu Hukum Berbasis Integrasi Ilmu dan Agama”. (Nugroho)

Berita Lainnya

Berita Terkini