“Terimakasih kepada seluruh personel yang terlibat dalam pengamanan, mulai dari penyembelihan hewan Kerbau, ziarah makam leluhur, pertunjukan wayang TPI Ujungbatu hingga pelarungan kepala kerbau ke laut,” jelasnya.
Sementara itu, Pj Bupati Jepara Edy Supriyanta mengatakan, bahwa kegiatan ini untuk mengenang nilai sejarah dan budaya di Kabupaten Jepara.
“Mengingat sejarah bahwa kita pejabat kabupaten Jepara pada saat itu pernah menuju karimunajwa di tengah lautan ada ombak terus ditolong oleh Cik lanang dan Ronggomulyo makanya kegiatan ini harus tetap dilaksanakan,” ujarnya.
Bulan Ramadhan Pesta Miras dan Mesum, 11 Pemuda di Jepara Diamankan Polisi
Menurutnya tradisi ini sebagai ucapan terimakasih atas hasil laut yang didapatkan oleh nelayan saat melaut. Hal serupa disampaikan, Ketua DPRD Jepara Haizul Ma’arif menyampaikan apresiasi pelaksaan kegaiatan lomban yang dilaksanakan Pemda melalui Disparbud.
“Ini merupakan kearifan lokal dan tradisi masyarakat yang sudah lama dan kita lestarikan,” ungkap pria yang kerap disapa Gus Haiz.
Sebagai informasi tambahan, rombongan Pj Bupati Jepara yang membawa sesaji kapal larung berisikan kepala kerbau dibawa berlayar dari TPI Ujungbatu sampai ditengah laut Jepara.
Heboh Dugaan Kecurangan Penjualan BBM, Petugas Gabungan Sidak SPBU di Jepara
Saat perjalanan pun rombongan Pejabat Bupati Jepara diikuti ratusan kapal nelayan yang dinaiki masyarakat ingin merebutkan larungan yang akan diceburkan oleh Pj Bupati Jepara.
Sesampai tengah laut Jepara, kapal pembawa kepala kerbau langsung dilarungkan, setelah itu kapal larung direbutkan oleh warga masyarakat yang langsung menceburkan kelaut. (Nugroho)