Tim PkM UMS Serahkan Alat Inovasi Pengolah Sampah Plastik di Bendosari

Seluruh peralatan diserahkan kepada BUMDes Sugeng Abadi Mulur dan disaksikan Kepala Desa Mulur, Sugeng Riyadi

22 Desember 2025, 23:01 WIB

SUKOHARJO (Keadilan.net) – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyerahkan seperangkat alat inovasi pengolah sampah plastik kepada mitra di Desa Mulur, Kecamatan Bendosari, Kabupaten Sukoharjo, Jumat (19/12/2025).

Penyerahan ini menandai penutupan rangkaian program PkM UMS sekaligus wujud komitmen kampus mendorong pengelolaan sampah berbasis teknologi di tingkat desa.

Alat inovasi senilai sekira Rp18 juta tersebut didanai Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi melalui Ditjen Dikti Ristek Tahun Anggaran 2025. Tim PkM UMS diketuai Prof. Dr. Kuswaji Dwi Priyono, M.Si, bersama Wisnu Setiawan, S.T., M.T., Ph.D dan Nirma Lila Anggani, S.Si., M.Sc, serta melibatkan mahasiswa.

Melalui penerapan teknologi 3D printing, botol plastik bekas berbahan PET diolah menjadi produk bernilai ekonomi. Peralatan yang diserahkan meliputi mesin pencacah plastik, filament cutter, filament maker, dan printer 3 dimensi, disertai pelatihan dan pendampingan kepada pemuda desa.

Hasilnya, sekira 85 persen peserta mampu mengoperasikan alat secara mandiri dan menghasilkan suvenir wisata seperti gantungan kunci dan miniatur. Bahkan, 1 kilogram botol plastik bekas yang semula bernilai sekitar Rp6.000 dapat diolah menjadi filamen 3D dengan nilai jual hingga Rp150.000.

Seluruh peralatan diserahkan kepada BUMDes Sugeng Abadi Mulur dan disaksikan Kepala Desa Mulur, Sugeng Riyadi.

Ia mengapresiasi program tersebut dan menilai kehadiran alat inovasi ini membuka peluang kreativitas baru bagi generasi muda desa dalam mengembangkan industri kreatif berbasis daur ulang serta mendukung terwujudnya Kampung Proklim berkelanjutan.***

Berita Lainnya

Berita Terkini