Sebanyak 20 peserta dibagi menjadi 5 kelompok dengan masing-masing tema dampak rokok, kesehatan jiwa, ergonomi siswa, kesehatan reproduksi dan seksual, dan pencegahan DBD. Siswa terlihat sangat antusias dalam membuat Zines P3P.
“Sangat senang, aktivitasnya seru-seru saat praktik dan bisa dapat ilmu”, terang salah satu peserta. Peserta lainnya menimpali bahwa dia sangat senang dengan cara penyampaian materinya yang juga mudah dipahami, dan para pemateri yang ramah dan baik.
“Harapannya pesan baik yang telah teman-teman peroleh dalam 2 hari ini, tidak berhenti hanya pada kalian. Sebarkan informasi ini kepada teman-teman lainnya, agar kesehatan menjadi milik bersama”, ungkap Ayu Khoirotul menutup kegiatan dengan memberikan apresiasi.
Mengharukan, Orang Tua Hadir di Upacara Wisuda UMS Menerima Ijazah Mewakili Anak yang Meninggal
Menurutnya, program ini tidak hanya memberikan pemahaman teoritis tetapi juga memberikan ruang bagi siswa untuk mengekspresikan ide mereka melalui pembuatan zines, sebuah media kreatif untuk menyebarkan informasi.
“Kegiatan ini diharapkan bisa berkelanjutan sebagai bagian dari upaya sekolah untuk menciptakan lingkungan yang mendukung kesehatan fisik, mental, dan lingkungan bagi siswa,” pungkasnya. (Nugroho)