Polri Gunakan Teknologi Canggih Amankan MotoGP Mandalika

Pengamanan MotoGP Mandalika tidak hanya di darat dan udara dengan patroli biasa

4 Oktober 2025, 20:10 WIB

MANDALIKA (Keadilan.net) – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menyiagakan peralatan berteknologi tinggi untuk memastikan keamanan penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2025 di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok Tengah. Langkah ini menandai keseriusan Polri dalam mengamankan ajang balap motor bergengsi dunia yang menjadi sorotan internasional.

Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi (Astamaops) Komjen Pol Muhammad Fadil Imran meninjau langsung pos pantau dan pengamanan drone di Bukit Jokowi, Sabtu (4/10/2025). Pos khusus itu menjadi pusat kendali pengawasan udara yang dilengkapi sistem anti-drone canggih untuk mengantisipasi potensi gangguan dari drone liar.

“Pengamanan MotoGP Mandalika tidak hanya di darat dan udara dengan patroli biasa, tetapi juga menggunakan sistem pertahanan udara ringan yang mampu melumpuhkan drone liar. Hal ini penting demi keamanan pembalap, ofisial, maupun penonton,” ujar Fadil, dilansir dari TBNews.

Ia menjelaskan, penggunaan teknologi anti-drone merupakan langkah preventif untuk menjamin kelancaran dan keselamatan ajang olahraga kelas dunia tersebut. Dalam peninjauan itu, personel Satgas Drone Mabes Polri memperagakan cara kerja alat pelumpuh drone yang dapat mendeteksi dan menonaktifkan perangkat tak berizin dalam hitungan detik.

“Alat dan personel sudah terlatih dengan baik. Kami pastikan keamanan ajang MotoGP Mandalika menjadi prioritas utama, agar masyarakat dan wisatawan bisa menikmati balapan dengan tenang,” tegasnya.

Pos pantau Bukit Jokowi memiliki posisi strategis di ketinggian dengan pandangan luas ke arah sirkuit dan area sekitarnya. Dari titik tersebut, aparat bisa memantau pergerakan drone secara real-time dan melakukan tindakan cepat jika ditemukan potensi gangguan.

Polri memastikan seluruh sistem pengamanan, baik di udara maupun darat, telah terintegrasi dan siap digunakan. Pengamanan ketat ini diharapkan tidak hanya menjamin kelancaran jalannya MotoGP, tetapi juga menunjukkan kesiapan Indonesia dalam menyelenggarakan event internasional berstandar dunia.(Nugroho)

Berita Lainnya

Berita Terkini