SUKOHARJO (Keadilan.net) – Sebanyak 100 personil dikerahkan Polres Sukoharjo untuk mengamankan pelaksanaan proses pendaftaran calon bupati-wakil bupati di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sukoharjo, pada Kamis (29/8/2024).
Dipimpin langsung Kapolres Sukoharjo AKBP Sigit, para anggota kepolisian itu disebar di beberapa titik lokasi, mulai dari di dalam area KPU hingga diluar, seperti pengamanan rombongan pasangan calon bupati-wakil bupati, Etik Suryani-Eko Sapto Purnomo selama perjalanan, baik sebelum dan sesudah mendaftar.
Rombongan yang mengantar Etik-Sapto mendaftar terdiri pengurus parpol pengusung diantaranya, PDIP, Gerindra, Golkar, PAN, PKS, NasDem, PKB, serta beberapa pengurus parpol yang tidak memiliki kursi DPRD Sukoharjo hasil Pemilu 2024.
Pilkada Sukoharjo Berpotensi Diikuti Paslon Tunggal dan Kolom Kosong
“Pengamanan ini dilakukan guna memastikan kelancaran proses pendaftaran serta menjaga situasi tetap kondusif,” kata Kapolres.
Lebih lanjut ia menjelaskan, selama proses pendaftaran baik itu sebelum dibukanya tahapan pendaftaran hingga pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati mendaftar, pihaknya selalu berkoordinasi dengan pihak KPU.
“Selain berkoordinasi dengan pihak KPU, kami juga berkoordinasi dengan parpol pengusung untuk memastikan bahwa semua prosedur keamanan dipatuhi dan tidak ada hal-hal yang mengganggu proses pendaftaran,” ujar Sigit.
Tanggapi PKPU Tentang Syarat Pencalonan Pilkada Pasca Putusan MK, Tuntas-Djayendra: Diskriminatif!
Ia juga menyatakan, Polres Sukoharjo berkomitmen untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban selama seluruh rangkaian kegiatan Pilkada berlangsung
“Kami mengimbau semua pihak untuk tetap menjaga situasi kondusif dan mematuhi aturan demi terselenggaranya pilkada yang aman, damai, dan demokratis,” pungkasnya. (Nugroho)