SUKOHARJO (Keadilan.net) – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menghadirkan program studi baru Artificial Intelligence (AI) pada Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) tahun 2026. Kehadiran prodi baru ini langsung menarik perhatian calon mahasiswa sejak pertama kali dibuka.
Direktur Direktorat Akademik dan Admisi UMS, Triyono, menyampaikan bahwa meningkatnya minat tersebut tidak lepas dari pesatnya perkembangan teknologi digital yang semakin dibutuhkan di masa depan.
Menurut Triyono, pembukaan prodi Artificial Intelligence merupakan langkah UMS untuk menjawab kebutuhan sumber daya manusia di bidang teknologi yang terus berkembang.
“Perkembangan teknologi di masa depan akan semakin pesat sehingga prodi berbasis teknologi informasi diprediksi akan semakin diminati oleh calon mahasiswa,” ujarnya, Senin (9/3/2026).
Data terbaru menunjukkan antusiasme calon mahasiswa cukup tinggi. Hingga Sabtu (7/3/2026) pukul 13.24 WIB, jumlah pendaftar PMB UMS tercatat mencapai 9.786 orang.
Selain Artificial Intelligence, beberapa prodi lain yang juga menunjukkan peningkatan minat adalah Administrasi Publik di Fakultas Hukum dan Ilmu Politik (FHIP) serta Bisnis Digital di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB). Sementara itu, prodi kesehatan seperti Pendidikan Kedokteran, Kedokteran Gigi, Farmasi, Psikologi, dan Fisioterapi tetap menjadi pilihan favorit pendaftar setiap tahunnya.
UMS juga terus memperluas akses pendidikan melalui berbagai program beasiswa, baik dari internal kampus maupun program KIP Kuliah dari pemerintah.
Tahun ini, pendaftaran beasiswa dibuka dalam satu batch dengan periode yang lebih panjang. Selain itu, proses pendaftaran juga semakin mudah karena seluruh tahapan seleksi dilakukan secara daring, termasuk tes berbasis komputer (CBT) dengan jadwal yang fleksibel.
Sistem tersebut memungkinkan calon mahasiswa dari berbagai daerah mengikuti proses seleksi tanpa harus datang langsung ke kampus. Kehadiran program studi Artificial Intelligence pun diharapkan menjadi salah satu daya tarik baru bagi generasi muda yang ingin berkarier di bidang teknologi masa depan.***