Di bidang lalu lintas, lanjut Kapolres, pada tahun 2023 ini, telah melakukan penindakan atau tilang sebanyak 15.992 terhadap pelanggar lalu lintas. Jumlah itu meningkat secara signifikan dibanding tahun 2022 dengan 9.740 penindakan.
“Untuk angka kecelakaan lalu lintas juga mengalami kenaikan pada tahun 2023 ini, yaitu mencapai 528 kejadian. Kenaikannya sebanyak 90 atau 17% laka lantas, dibanding tahun 2022 yang berjumlah 438 kejadian,” jelasnya.
Atas meningkatnya angka laka lalu lintas itu, Kapolres pun mengimbau kepada masyarakat untuk dapat menaati peraturan dalam berkendara dijalan agar aman dan nyaman.
Polres Jepara Terima Audiensi KPU, Pastikan Siap Kawal Pemilu 2024
Masih dalam bidang satuan lalu lintas, pada tahun 2023 ini, Polres Jepara juga telah menorehkan prestasi antara lain Juara II Lomba Polisi Cilik Tingkat Polda Jateng dalam rangka hari Lalu Lintas Bhayangkara tahun 2023.
Peringkat 1 Tingkat Polda Jateng Anev Tilang terbanyak Periode Juli-November 2023 dan Peringkat 5 Tingkat Polda Jateng Penindakan Knalpot Tidak Standar Periode Juli-November 2023. Kemudian juara 3 tingkat Mabes Polri Lomba Quick Wins Presisi tahun 2023 kategori Problem Solving.
Polres Jepara juga menorehkan prestasi seperti, Satker berkinerja Terbaik Ketiga tahun Triwulan II tahun 2023 Kategori Pagu lebih dari 20 miliar dari KPPN Kudus, Satker berkinerja terbaik kedua tahun Triwulan III tahun 2023 Kategori Pagu lebih dari 20 miliar dari KPPN Kudus, dan berhasil meraih penghargaan dari Kemenkes sebagai Pengakuan Fasilitas Pelayanan Kesehatan Sesuai Standart Akreditas.
Kejurda Inkanas Piala Kapolda Jateng 2023, Tim Polres Jepara Raih Juara Umum Kedua
Tak hanya itu, Polres Jepara ditahun 2023, disebutkan Kapolres juga telah membuat berbagai macam inovasi dalam melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat.
Inovasi-inovasi tersebut diantaranya, Si Raju (Polisi Jepara Juara), Si Ralu (Sistem Informasi Rambu Lalu Lintas), progam peduli penyandang disabilitas dan lain sebagainya.
Bahkan dalam inovasi Si Raju, Polres Jepara mendapat apresiasi dari dari unsur pemerintahan, kalangan akademisi, organisasi masyarakat dan sejumlah elemen masyarakat atas inovasi problem solving Kepolisian melalui layanan Siraju (Polisi Jepara Juara) yang mendapatkan rangking I dari Polda Jawa Tengah.
Selanjutnya, inovasi progam peduli penyandang disabilitas juga mendapatkan penghargaan dari AMPERA (Angkatan Muda Penggerak Kabupaten Jepara) atas dedikasi dan kepedulian dalam membersamai kelompok di Kabupaten Jepara.
“Untuk memberikan semangat maupun motivasi kerja, kami menerapkan kebijakan reward dan punishment. Artinya akan mengapresiasi kepada anggota yang melaksanakan tugas dengan baik dan akan memberikan hukuman kepada anggota yang melanggar,” pungkasnya. (Nugroho)