JEPARA (Keadilan.net) – Merespon keluhan warga di Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, terkait petasan di bulan ramadhan, Polres Jepara gerak cepat mengerahkan personel untuk secara intensif melakukan patroli kamtibmas.
Kasubsipenmas Sihumas Polres Jepara Ipda Puji Sri Utami mengatakan, keluhan warga soal petasan itu disampaikan saat Kapolres Jepara AKBP Wahyu Nugroho Setyawan beserta jajarannya menggelar kegiatan ‘Jumat Curhat’ di Pondok Pesantren Al-Buruj Jepara pada , Jum’at (15/3/2024).
“Jum’at Curhat merupakan salah satu cara polisi menampung keluhan atau aspirasi dari masyarakat terkait kondisi di wilayahnya masing-masing,” kata Puji, Sabtu (16/3/2024).
Banjir di Jepara, Polisi Bantu Evakuasi Warga dan Libatkan Polwan di Dapur Umum
Soal petasan, ia mengatakan bahwa pihaknya memberikan imbauan kepada berbagai agar masyarakat tidak menyalakan petasan pada bulan Ramadhan.
“Sudah kami imbau kepada seluruh lapisan masyarakat, perangkat, instansi, dan (melalui) pemasangan baliho, pamflet,” terangnya
Ditegaskan, Polres Jepara akan berupaya mengintensifkan patroli ke pedagang-pedagang kembang api untuk memastikan tidak ada yang menjual petasan.
Razia Tempat Hiburan Malam, Tim Patroli Siraju Polres Jepara Gelar Tes Urine
Disisi lain, menyinggung maraknya perang sarung di bulan Ramadhan, Puji mengajak kepada seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga dan mendidik anak-anaknya.
“Perang sarung memang awalnya tidak ada isinya. Namun yang diantisipasi adalah di dalam sarungnya ada batu, bahkan sajam yang bisa membahayakan,” ujarnya.
Untuk itu, Polres Jepara akan menggandeng beberapa pihak terkait karena keamanan merupakan tanggungjawab bersama dan masa depan anak juga tanggung jawab bersama.
Jumat Curhat, Polres Jepara Minta Warga Waspada Penularan Demam Berdarah