Aksi Kemanusiaan Komunitas MTR, Siap Bantu Warga Terdampak Bencana di Aceh-Sumatera

Pada tahap awal, bantuan akan difokuskan pada recovery mental

25 Desember 2025, 13:43 WIB

SOLO (Keadilan.net) — Kalangan pengusaha yang tergabung dalam komunitas Masyarakat Tanpa Riba (MTR) menunjukkan kesiapan penuh membantu masyarakat terdampak banjir bandang dan tanah longsor di Aceh serta sejumlah wilayah di Sumatera. Melalui divisi MTR Peduli, para pengusaha ini bersiap turun langsung ke lokasi bencana sebagai relawan kemanusiaan.

Kesiapan tersebut dimatangkan melalui koordinasi lintas daerah, termasuk pertemuan pegiat MTR Jawa Tengah yang digelar di Kota Solo. Aksi kemanusiaan ini dilakukan secara gotong royong dengan komitmen menyalurkan bantuan yang tepat sasaran dan sesuai kebutuhan masyarakat di lapangan.

“Kami bergerak di bidang ketahanan keuangan tanpa riba, tetapi MTR juga memiliki tanggung jawab sosial. Saat masyarakat tertimpa bencana, kami merasa terpanggil untuk hadir dan membantu,” ujar M Ikhsan, relawan MTR Peduli asal Semarang, didampingi Sugiyanto, Arif Ariyanto (MTR Solo), dan Pujiono (MTR Purwokerto), Rabu (24/12/2025).

Para pegiat MTR dijadwalkan bergerak ke sejumlah titik terdampak, salah satunya Aceh Tamiang. Pada tahap awal, bantuan akan difokuskan pada recovery mental atau pemulihan mental bagi warga yang kehilangan rumah, anggota keluarga, serta sumber penghidupan akibat bencana.

Selain pendampingan psikososial, MTR Peduli juga menyiapkan bantuan material berdasarkan hasil survei lapangan, di antaranya pembersihan lumpur, penyediaan genset penerangan, perbaikan tempat ibadah, hingga pemenuhan kebutuhan anak-anak.

Relawan MTR akan diterjunkan secara bergantian dengan durasi sekitar satu minggu di lokasi bencana. Langkah ini menegaskan konsistensi MTR Peduli yang selama ini aktif hadir dalam berbagai bencana nasional, tidak hanya membawa bantuan fisik, tetapi juga dukungan moral agar masyarakat terdampak dapat segera bangkit dan menata kembali kehidupannya.

Diketahui, MTR merupakan komunitas yang berfokus pada pembangunan ketahanan keuangan bebas riba. Didirikan oleh Ustadz Samsul Arifin pada 2016 dan berkantor pusat di Bogor, Jawa Barat, MTR kini memiliki sekitar 100 ribu anggota yang tersebar di seluruh Indonesia, dengan mayoritas berlatar belakang pengusaha.***

 

Berita Lainnya

Berita Terkini