Mahasiswa UMS Raih 4 Penghargaan Internasional lewat Inovasi Aplikasi Kesehatan AI

NutriTone membantu masyarakat memahami kandungan gizi makanan secara praktis melalui pemindaian foto makanan

29 Januari 2026, 18:14 WIB

SUKOHARJO (Keadilan.net) – Mahasiswa Program Studi Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Muhammad Raihan Arrasyid, berhasil menorehkan prestasi membanggakan di kancah internasional melalui inovasi aplikasi kesehatan berbasis kecerdasan buatan (AI) bernama NutriTone.

NutriTone membantu masyarakat memahami kandungan gizi makanan secara praktis melalui pemindaian foto makanan, sekaligus memberikan rekomendasi personal untuk pola hidup sehat. Aplikasi ini dikembangkan Raihan bersama tim dari beberapa universitas ternama di Indonesia, termasuk UNRI, UPH, UB, Poltekkes Surabaya, UNICIMI, dan ISI Surakarta.

Inovasi ini tidak hanya mendukung literasi gizi masyarakat, tetapi juga selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs) poin 3: Good Health and Well-Being, berpotensi mencegah penyakit tidak menular seperti obesitas, diabetes, dan hipertensi.

NutriTone dipresentasikan pada SDGs Pitch Competition, bagian dari International Youth Excursion Network (IYEN) #20 di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 14 Januari 2026.

Dari 38 perguruan tinggi peserta, Raihan dan tim sukses meraih empat penghargaan sekaligus: 1st Best Project Innovation, 2nd Best Presentation, 3rd Best Video Innovation, dan Best Team.

“Alhamdulillah, bisa meraih empat penghargaan sekaligus, termasuk Best Team, menjadi pengalaman yang sangat membanggakan,” ujar Raihan, yang baru pertama kali mengikuti kompetisi internasional, dalam rilisnya melalui Humas UMS, Kamis (29/1/2026).

Prestasi ini sekaligus mengukuhkan kualitas inovasi mahasiswa UMS di tingkat global dan menunjukkan bagaimana keilmuan Psikologi dapat mendukung kreativitas, komunikasi persuasif, dan kekompakan tim dalam pengembangan solusi teknologi.***

Berita Lainnya

Berita Terkini