SUKOHARJO (Keadilan.net) – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Ahmad Dahlan menggelar aksi damai di Bundaran Tugu Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Selasa (10/3/2026) sore.
Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyuarakan sejumlah tuntutan, mulai dari reformasi Polri hingga evaluasi kebijakan publik sembari membagikan takjil kepada pengguna jalan.
Sekira 50 mahasiswa terlibat dalam aksi yang berlangsung di bawah pengamanan gabungan dari Polres Sukoharjo, TNI, dan Dinas Perhubungan.
Para peserta membawa spanduk dan pamflet berisi kritik terhadap institusi kepolisian, di antaranya bertuliskan “No Viral No Justice”, “Restorasi Kepercayaan Publik”, hingga “Reformasi Polri”.
Aksi dipimpin oleh Koordinator Lapangan sekaligus Ketua IMM Ahmad Dahlan, Siti Rahma Lailatul Qodriya. Dalam orasinya, mahasiswa mendesak adanya evaluasi menyeluruh terhadap reformasi dan pembenahan internal di tubuh kepolisian.
Selain itu, mahasiswa juga menuntut transparansi kebijakan publik serta meminta evaluasi terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar distribusinya tepat sasaran dan bebas dari politisasi.
“Kami meminta ada peninjauan ulang terhadap kebijakan yang memberatkan masyarakat,” ujar Siti.
Ia menegaskan bahwa aksi tersebut merupakan bentuk tanggung jawab moral mahasiswa dalam menyuarakan kegelisahan masyarakat terhadap berbagai persoalan publik, termasuk dugaan kekerasan oleh oknum aparat terhadap warga sipil.
Aksi berlangsung hingga sekitar pukul 17.35 WIB dan ditutup dengan pembagian takjil kepada pengguna jalan.
Menjelang waktu berbuka puasa, para peserta kemudian membubarkan diri secara tertib menuju titik kumpul awal di area parkir RS PKU Muhammadiyah Kartasura. (NGR)