Kisah Indriyani Penyandang Disabilitas, Berhasil Wujudkan Mimpi Gabung Polres Jepara

Perekrutan disabilitas ini dilakukan sesuai program Polri untuk memberikan kesempatan kepada orang berkebutuhan khusus bekerja di institusi Polri

18 September 2023, 17:36 WIB

Mbak Indri sendiri direkrut dengan status sebagai Pegawai Harian Lepas (PHL). Mulai September ini, Mbak Indri dikenalkan dan menjalankan tugasnya, dimana sebelumnya sudah mendapat pelatihan tentang bagaimana cara menjawab telepon, menggunakan HT dan tugas lainnya.

Sementara, Mbak Indri usai diperkenalkan sebagai petugas call center 110 Polres Jepara menceritakan kisah perjalanannya hingga bisa mendapatkan posisi sekarang sebagai bagian dari jajaran Polres Jepara.

Bermula dari pertanyaan pribadi mengapa kondisinya harus berbeda dengan orang lain. Sejak kecil ia menderita polio yang membuatnya tumbuh menjadi anak yang minder dan tertutup. Dunia terasa begitu kecil dan pendek untuknya karena keterbatasannya membuatnya tidak berani untuk bermimpi akan masa depan.

Viral Penyanyi Difabel Putri Ariani, Netizen: Tidak Bisa Lihat Dunia Tapi Dunia Bisa Lihat Putri

Satu-satunya dunia yang ia rasakan adalah keluarganya yang selama ini menerima dan mendukungnya, terutama dalam pendidikan. Ia berkesempatan untuk belajar hingga lulus dari sebuah Sekolah Tinggi Theologia (STT) Abdiel, Ungaran.

Secercah harapan dimilikinya saat ada seorang pria yang mau meminangnya. Dari pernikahan itu, Mbak Indri memiliki seorang putri (13) yang sangat dicintainya. Namun semua berjalan tidak seperti apa yang diharapkan.

Hanya beberapa tahun setelah menikah, ia dan anaknya ditinggal pergi begitu saja oleh sang suami yang tidak bertanggung jawab. Hal Itu menimbulkan luka begitu mendalam. Satu-satunya harapan yang membuatnya tetap punya semangat hidup adalah anak satu-satunya yang harus ia rawat.

Rendahkan Martabat Manusia, Kemenkominfo Upayakan Take Down Konten Ngemis Daring

Dengan kondisinya, tentu merawat anak seorang diri tidak mudah. Apalagi tidak ada penghasilan yang cukup untuk memenuhi kebutuhannya. Selama ini Mbak Indri hanya membantu sebagai guru Paud Kartini Ceria Ngeling di desanya dengan honor yang sedikit.

Namun begitu, ia tetap mensyukuri setiap berkah yang didapatkan. Ia percaya bahwa hidupnya ada dalam pemeliharaan Tuhan, itu keyakinannya. Hingga akhirnya pintu keberkahan itu makin terbuka dimana ia diterima bergabung dengan Polres Jepara.

Kesempatan baik itu datang saat Mbak Indri bertemu Kapolres Jepara AKBP Wahyu Nugroho Setyawan yang memiliki keinginan untuk merekrut operator call center 110 dari kelompok penyandang disabilitas. Mbak Is terpilih dan itu sangat disyukurinya.

Era Digital, Pemerintah Janji Tingkatkan Perlindungan Inklusif Ketenagakerjaan Difabel

“Selalu ada harapan dan kesempatan yang tidak terduga. Selalu ada kemungkinan di tengah berbagai ketidakmungkinan. Satu hal yang ia pegang saat ini adalah untuk tetap percaya dan melangkah dengan segala keikhlasan,” pungkas Mbak Indri yang merupakan warga Desa Ngeling RT 02/RW 06, Kecamatan Pecangaan, Kabupaten Jepara.(Nugroho)

Berita Lainnya

Berita Terkini