Menurut Ganjar, hari ini seharusnya mulai bicara soal banyak prestasi. Misalnya penghargaan yang diterima Presiden Joko Widodo dari IRRI, karena tiga tahun tidak impor beras. Artinya ketahanan pangan Indonesia sangat kuat sampai saat ini.
“Kalau itu bisa kita terjemahkan sampai tingkat daerah, maka kita pun bisa mencoba memberikan praktik-praktik baik dan prestasi baik,” ujarnya.
Di Jateng banyak praktik-praktik baik yang sudah dilakukan. Terbaru, pengendalian inflasi yang baik karena kerja sama semua pihak. Kemudian ada learning center bawang putih di Tegal, untuk meningkatkan produktivitas komoditas bawang putih sebagai upaya menjaga ketahanan pangan.
Rangkaian G20, Kemendikbudristek Bakal Gelar Ruwatan Bumi di Candi Borobudur
“Produktivitas padi kemarin di Istana disampaikan kalau sudah ada yang sampai 13 ton per hektare, kenapa itu tidak kita terapkan. Itu mestinya yang ada, bukan cerita pelayanan buruk atau cerita integritas yang rendah,” tandas Ganjar.***