Afifa Rani P, selaku anggota PKM juga menambahkan bahwa mereka memiliki tema yaitu jual beli di pasar, jual beli di pasar malam, dan nama jalan.
Fayza sendiri merasa, melalui PKM dia bisa belajar manajemen waktu dan cara bekerja sama dengan mitra-mitra lainnya, juga belajar public speaking untuk mempresentasikan progres kerja mereka.
“Awalnya waktu ngga lolos PIMNAS sedih, karena PIMNAS ini kan ajang yang paling bergengsi di perguruan tinggi, tapi kami juga bersyukur karena program kami didanai karena di UMS untuk PKM 8 bidang hanya 18 tim,” terang mahasiswa UMS itu.
Meriah, Ribuan Peserta Ikut Jalan Sehat Hari Jadi ke-66 UMS
Meskipun demikian, dia tetap merasa mendapat manfaat karena bisa mendapatkan pengalaman. Selain itu, kemenangan timnya ini juga tidak diduga-duga.
“Diumuminnya kan dari bawah, awalnya sempat hopeless, pas diumumkan Juara 1 bener-bener shock,” ungkapnya ketika menceritakan ulang.
Pada mulanya dia tidak menduga untuk bisa mendapatkan juara. Ia dan timnya sudah merasa cukup lelah untuk mengikuti administrasi berkaitan dengan PKM. Akan tetapi mereka saling menguatkan untuk bisa mengikuti PIMTANAS.(Nugroho)