“Hari ini adalah bukti hasil perjuangan kita melewati lika liku dalam mencapai mimpi dan tanggung jawab kita selama studi. Sehingga bukan lagi mahasiswa/si, sebagai wisudawan/ti.
Menurutnya, setiap ilmu yang dicapai harus membuahkan hasil dalam amal dan peran. Ilmu tanpa diamalkan ibarat pohon tanpa buah, pencapaian ini adalah awal dalam kehidupan.
Calon alumni adalah orang yang siap menjadi pelopor kebaikan yang akan membawa maslahat untuk masyarakat. Berbaur tapi tidak lebur, kita harus berbaur di tengah masyarakat, tidak lebur identitas Al Islam Kemuhammadiyahan (AIK).
UMStalk Eps 12, Bahas LGBTQ dari Perspektif Kesehatan dan Psikologi
“Identitas ciri khas dan motivator kita dalam bergerak di masyarakat,” imbuhnya. Dalam wawancara terpisah, Kepala Biro Administrasi UMS, Dr. Triyono, M.Si., mengungkapkan bahwa wisuda periode ini dilaksanakan selama 2 hari.
“Wisuda periode ini agak sedikit berbeda dari wisuda sebelum-sebelumnya karena tidak menggunakan tribun lantai 2 dan 3. Orang tua wisudawan dapat berada di main hall, sehingga semua dapat mendampingi putra/putrinya saat pemindahan samir dan penyerahan ijazah,” pungkasnya. (Nugroho)