WONOGIRI (Keadilan.net) – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pendidikan (KKNDik) FKIP Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar sharing session bertema keorganisasian dan pengelolaan keuangan bersama Karang Taruna Dusun Duwet, Mlokowetan, Kecamatan Ngadirojo, Wonogiri.
Kegiatan ini digelar sebagai respons atas keluhan pemuda terkait kurangnya kekompakan organisasi serta tata kelola keuangan yang belum tertata.
Dalam diskusi yang berlangsung santai namun serius, peserta mengakui sejumlah kendala, mulai dari komunikasi yang belum optimal, pengurus yang pasif, hingga program kerja yang tidak berkelanjutan.
Salah satu mahasiswa KKNDik, Shandy Yusril Fadlullah, dalam keterangannya Sabtu (21/2/2026) menegaskan, Karang Taruna memiliki potensi besar jika dikelola dengan sistem yang rapi dan komunikasi yang kuat.
Ia mendorong pemuda desa untuk mulai aktif, saling menguatkan, dan membangun organisasi secara bertahap.
Mahasiswa KKN memaparkan pentingnya pembagian tugas yang jelas, rapat terarah, serta kerja tim yang solid. Selain itu, peserta dibekali prinsip dasar pengelolaan keuangan yang sederhana dan akuntabel, seperti pencatatan rutin, pemisahan kas organisasi, serta transparansi laporan kepada anggota.
Diketahui, diskusi dilaksanakan pada Jumat (6/2/2026), berlangsung aktif dengan berbagai pertanyaan dan pengalaman yang dibagikan peserta.
Kegiatan ini disambut positif oleh Karang Taruna setempat karena dinilai memberi motivasi dan sudut pandang baru untuk membenahi organisasi agar lebih kompak, transparan, dan berkelanjutan.
Melalui pendampingan ini, mahasiswa KKNDik FKIP UMS berharap Karang Taruna Dusun Duwet mampu tumbuh menjadi organisasi kepemudaan yang mandiri dan berdaya guna bagi masyarakat.***