Zulkifli Hasan Resmi Jabat Mendag, Kader PAN Berharap 100 Hari Kerja Polemik Harga Migor Tuntas

Zulhas berjanji akan bekerja cepat, setidaknya dalam 100 hari ke depan dapat menyelesaikan berbagai persoalan terkait ketersediaan dan harga kebutuhan pokok masyarakat

16 Juni 2022, 18:53 WIB

JAKARTA (MBZKeadilan) – Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan telah resmi dilantik Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai Menteri Perdagangan (Mendag) menggantikan Muhammad Lutfi pada, Rabu (16/6/2022) kemarin.

Usai dilantik, Zulhas berjanji akan bekerja cepat, setidaknya dalam 100 hari ke depan dapat menyelesaikan berbagai persoalan terkait ketersediaan dan harga kebutuhan pokok masyarakat, khususnya minyak goreng (migor).

Pengamat Sosial Politik (Sospol) dari CNI, Heru Cipto Nugroho menilai, jabatan yang diemban Zulhas sebagai pembantu presiden akan berpengaruh terhadap naik turunnya elektabilitas PAN di masyarakat seiring perjalanan menuju Pemilu 2024.

Isu Reshuffle Kabinet Bakal Diisi Kader PAN, Pengamat Sospol: Lebih Baik Fokus 2024

“Selain problem migor, pengadaan daging kurban dan kebutuhan pokok lain juga harus segera diatasi Zulhas menyangkut ketersediaan dan harga yang terjangkau rakyat,” kata Heru CN, melalui sambungan telepon, Kamis (16/6/2022).

Menurutnya, jika dalam 100 hari kedepan hasil kerjanya baik, dapat membuktikan harga migor turun dan harga kebutuhan pokok lainnya, seperti beras bisa terjangkau dan mudah didapat, maka poin positif akan diraih.

“Hal ini, tentu juga akan berimbas pada elektabilitas partai yang dipimpin oleh Bang Zulhas. Kader dibawah akan ikut mendapat tuahnya,” sebut pria yang juga instruktur DPP PAN ini.

Namun sebaliknya, jika Zulhas dinilai gagal mengatasi persoalan kebutuhan pokok masyarakat tersebut, maka harus siap menerima konsekuensinya. Selain hujan kritik dan ungkapan kecewa, elektabilitas partai juga berpotensi tergerus.

“Seluruh kader PAN harus siap menjelaskan kepada masyarakat tentang apa yang sebenarnya terjadi. Selama ini isu tentang tata niaga migor terus menjadi topik yang sulit terpecahkan. Patut diduga, rantai produksi migor dan distribusinya dikuasai kartel,” ujarnya.

Berdasarkan persoalan klasik tersebut, Heru CN berharap agar Zulhas dalam 100 hari fokus membenahi manajemen dijajaran Kemendag. Hal itu penting dilakukan agar penyelewengan izin kuota ekspor CPO yang pernah melibatkan oknum pejabat kemendag yang sudah ditangkap Kejagung tak terulang.

“Jabatan yang diemban Bang Zul ini durasinya pendek. Apalagi ini yang diurus adalah masalah kebutuhan masyarakat luas, maka jangan sampai gagal memenuhi harapan masyarakat. Bisa nggak harga migor turun?. Selamat bertugas Bang Zulhas,” pungkasnya. (Naura)

Artikel Terkait