Dor! 1 Nyawa Melayang Kena Tembak OTK Saat Bubarkan Sabung Ayam di Colomadu

Korban merupakan salah satu dari kelompok yang hendak membubarkan kegiatan sabung ayam tersebut

27 Januari 2024, 18:58 WIB

KARANGANYAR (Keadilan.net) – Satu nyawa melayang dalam kejadian penggerebekan yang dilakukan sekelompok masyarakat terhadap aktivitas sabung ayam di Dusun/Kelurahan Tohudan, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar, pada Jum’at (26/1/2024) malam.

Informasi yang didapat, korban merupakan salah satu dari kelompok yang hendak membubarkan kegiatan sabung ayam tersebut. Ia dikabarkan meninggal dunia setelah terkena tembakan dari orang tak dikenal (OTK) saat terjadi perlawanan di lokasi penggerebekan sekira pukul 22.00 WIB.

Identitas korban yang meninggal dunia bernama Yuda Bagus Setiawan (32), warga Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali. Ia merupakan salah satu dari kelompok Brigade Umar Bin Khattab yang bermarkas di Kabupaten Klaten.

Geger Isu Sejumlah Menteri Akan Mundur, Menkominfo Pastikan Tidak Benar

Menanggapi kejadian itu, Laskar Umat Islam Surakarta (LUIS) melalui Endro Sudarsono selaku Humas menyatakan, ikut prihatin dan sangat menyayangkan kejadian itu. Ia meminta agar polisi segera mengusut dan menangkap pelaku penembakan.

“Kami sudah mendapat informasi terkait peristiwa itu. Oleh karenanya kami mendesak kepada pihak aparat kepolisian dari Polres Karanganyar selaku penegak hukum segera bertindak dan mengusut siapa OTK yang melakukan penembakan,” kata Endro, Sabtu (27/1/2024).

Selain mendesak polisi mengusut tuntas, ia juga meminta kepada aparat kepolisian dimanapun berada, khususnya Polres Karanganyar agar merespon sekecil apapun laporan masyarakat terkait perjudian dalam bentuk apapun.

Keberadaan Harun Masiku di Telusuri KPK Melalui Wahyu Setiawan Terkait Kasus Korupsi DPR RI

“Kami juga menghimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang tidak terpancing dan terprovokasi. Percayakan sepenuhnya penanganan dan pengusutan kasus ini kepada pihak kepolisian. Kita tunggu seperti apa hasilnya,” ujar Endro.

Diketahui, sebelum kejadian bentrok penggerebekan kegiatan sabung ayam tersebut, rupanya Brigade Umar Bin Khattab sudah mengirimkan surat pemberitahuan tentang adanya informasi kegiatan perjudian sabung ayam. Namun pihak kepolisian disebutkan belum merespon.

Dalam surat yang ditujukan ke Kapolres Karanganyar dengan tembusan ke Mabes Polri dan Kapolda Jawa Tengah itu, isinya memberitahu perihal rencana sabung ayam yang diselenggarakan “Kodan Fighting Cock” di sebuah rumah milik warga di Jalan Kodan Tohudan pada, Sabtu 27 Januari 2024, mulai pukul 11.00 WIB.

Jihan Zulfa Firdaus Mahasiswi Unisba Bandung Gelapkan Uang Arisan Hingga Rp2 M

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari Polres Karanganyar menanggapi kejadian penembakan oleh OTK dalam penggerebekan kegiatan sabung ayam itu. (Nugroho)

Berita Lainnya

Berita Terkini