Bawaslu Sukoharjo Launching Buku Sejarah Pengawasan Pemilu, Undang Eks Panwas dan Media

Buku sejarah pengawas pemilu sangat penting karena telah berhasil mengungkap sejarah pengawas pemilu di masing-masing Kabupaten atau Kota

10 Agustus 2022, 18:54 WIB

Ketua Bawaslu Sukoharjo, Bambang Muryanto menyampaikan, dalam perjalanan sejarahnya, ada yang unik di sisi kelembagaan di pengawas pemilu. Dahulu panwaslu terdiri dari perwakilan ormas dan terus berkembang sesuai Undang-Undang Pemilu yang berlaku.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada narasumber yang telah mengingat kejadian lalu terkait informasi dan data yang telah disampaikan sehingga dapat menyusun buku ini sesuai fakta,” papar Bambang.

Ahmad Muladi selaku Pengawas Pemilu Tahun 1999 menyampaikan pengalamannya semasa menjadi bagian dari Panwas tahun 1999, dimana terdiri dari unsur Hakim, Unsur Perguruan Tinggi, dan Unsur Masyarakat.

Fluktuasi Bahan Bakar Tak Terhindarkan, Penumpang Pesawat Dalam Negeri Terancam Kena Biaya Tambahan

Panwas saat itu berhubungan sangat baik dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU). Kami bisa saling bersinergi,” ungkapnya.

Sementara Anas Syahirul Amin selaku Ketua PWI Surakarta menyampaikan masukan terkait dalam penulisan buku sejarah pengawas pemilu/ pemilihan Kabupaten Sukoharjo antara lain, perlu ketelitian dalam penggunaan Ejaan Yang Disempurnakan (EYD).

“Perbanyak foto kegiatan agar lebih hidup sebagai karya literasi dan dokumentasi, dan mempertajam narasi-narasi penanganan perkara. Buku sejarah ini berperan sebagai sejarah dan juga dapat menjadi dokumen,” pungkasnya.(Nugroho)

Berita Lainnya

Berita Terkini