1 Tahun Masuk DPO Polres Sukoharjo, 2 Preman Warga Kartasura Akhirnya Diringkus

Kejadian bermula saat dua tersangka melakukan pemalakan uang terhadap korban warga Kebumen yang merantau bekerja di Kartasura, Sukoharjo

22 November 2022, 21:02 WIB

Pada waktu itu, ketika akan dilakukan upaya penangkapan, dua tersangka yang belakangan diketahui merupakan preman kampung setempat, telah melarikan diri dengan berpindah-pindah lokasi. Bahkan sempat bersembunyi di luar Jawa.

“Jadi dua tersangka ini sempat buron masuk DPO (Daftar Pencarian Orang). Namun, pada Minggu, 20 Nopember 2022 kemarin, dua tersangka ini dilaporkan oleh masyarakat terlihat kembali di Kartasura,” ungkap Wahyu.

Oleh Unit Reskrim Polsek Kartasura dan Reskrim Polres Sukoharjo, langsung ditindaklanjuti dengan upaya penangkapan, dan hasilnya pada hari itu (Minggu-Red), sekira pukul 23.00 WIB, tersangka JAP alias Minthi berhasil di tangkap.

Praktisi Hukum Badrus Zaman Prihatin, Munas HIPMI di Solo Ternoda Adu Jotos Antar Peserta

“Selanjutnya berbekal keterangan tersangka JAP, pada Senin, 21 November 2022, sekira pukul 04.00 WIB, tersangka RS alias Kenyung menyusul dapat diamankan,” ujar Kapolres.

Dalam penangkapan itu, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya, sebilah golok, 1 kaos oblong, 1 celana pendek berbahan jeans, dan pecahan lampu neon yang digunakan memukul korban.

“Dari keterangan yang didapat, dua tersangka ini mengaku sakit hati dan dendam masalah uang keamanan lapak tempat berjualan. Yang dicari itu sebenarnya majikan korban, tapi saat kejadian tidak ada,” kata Kapolres.

Digempur Hujan Sepanjang Malam, 6996 KK di Sukoharjo Terdampak Banjir

Menjawab pertanyaan Kapolres, JAP alias Minthi mengaku, saat melakukan perbuatan penganiayaan terhadap korban, dalam pengaruh minuman keras (miras) alias mabuk.

Atas perbuatannya, dua tersangka pelaku penganiayaan JAP dan RS dijerat Pasal 170 KUH Pidana tentang tindak penganiayaan secara bersama-sama. Ancaman hukumannya, penjara selama- lamanya 5 tahun 6 bulan.

Sementara, Rismanto selaku korban yang juga hadir dalam konferensi pers bersama penasehat hukum dari LBH Mahameru Klaten, Hamzah Fauzi, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Polres Sukoharjo dan jajarannya.

Satroni Rumah Mantan Majikan, Pria di Sukoharjo Ini Curi Duit Bermodal Tangga Bambu

“Alhamdulillah, dengan ditangkapnya 2 pelaku penganiayaan ini, kami dari penasehat hukum menyampaikan terima kasih kepada Kapolres Sukoharjo, Kapolsek Kartasura, dan tim yang terlibat,” pungkas Hamzah mewakili Rismanto.(Nugroho)

Berita Lainnya

Berita Terkini